Hampir semua pendaki pemula mengalami hal yang sama: tas terlalu penuh sampai bahu pegal sebelum pos pertama, tetapi jaket yang benar-benar dibutuhkan malah tertinggal. Packing untuk trip gunung dua hari satu malam bukan soal membawa banyak, melainkan membawa yang tepat dan menempatkannya di tempat yang tepat.
Panduan ini ditujukan untuk perjalanan pendek yang umumnya dilakukan lewat open trip, ketika pemandu mengurus jalur dan sebagian logistik. Karena kebijakan tiap penyelenggara berbeda, selalu cocokkan daftar ini dengan informasi fasilitas pada paket yang kamu pilih.
Mengapa packing menentukan kenyamanan pendakian
Di gunung, suhu turun seiring naiknya ketinggian, angin memperburuk dingin, dan cuaca dapat berubah dalam hitungan jam. Pakaian basah dan tas yang terlalu berat adalah dua penyebab paling umum pendaki kelelahan atau kedinginan. Keduanya bisa dihindari sejak di rumah.
Satu pedoman umum yang sering dipakai pendaki: usahakan beban tas tidak melebihi sekitar seperlima hingga seperempat berat badan. Untuk trip dua hari, kebanyakan orang cukup dengan tas sekitar 30 sampai 40 liter. Bila tas terasa penuh sesak, hampir pasti ada barang yang tidak perlu.
Pakaian: berpikir dalam lapisan
Prinsip utamanya adalah layering atau berlapis. Tubuh menghasilkan panas saat mendaki dan kehilangannya saat berhenti, sehingga kamu perlu bisa menambah dan melepas lapisan dengan cepat.
- Lapisan dasar: kaus berbahan cepat kering. Hindari katun, karena menyerap keringat dan lama kering sehingga membuat badan dingin saat berhenti.
- Lapisan tengah: jaket fleece atau jaket hangat ringan untuk menahan panas di pos istirahat dan malam hari.
- Lapisan luar: jas hujan atau jaket penahan angin yang ringan.
- Celana panjang yang nyaman bergerak dan cepat kering, serta satu set pakaian tidur yang dijaga tetap kering di dalam kantong kedap air.
- Kaus kaki cadangan minimal dua pasang, topi atau buff, dan sarung tangan untuk pendakian di tempat dingin.

Alas kaki dan perlengkapan jalan
Sepatu adalah investasi terpenting. Pilih yang pas, sudah pernah dipakai berjalan jauh, dan bersol bergerigi agar tidak licin di tanah basah. Sepatu baru yang belum dipakai adalah resep lecet. Latih dulu dengan berjalan beberapa kali sebelum hari-H.
Perlengkapan lain yang sebaiknya masuk daftar:
- Senter kepala beserta baterai cadangan, karena pendakian sering dimulai sebelum matahari terbit.
- Botol minum dengan kapasitas total sekitar dua liter untuk satu hari pendakian, lebih banyak bila jalur minim sumber air.
- Tongkat pendaki bila lututmu sensitif; membantu terutama saat turun.
- Kantong sampah untuk membawa turun semua sampahmu.
- Power bank, uang tunai pecahan kecil, dan salinan kartu identitas.
Makanan dan minuman
Bawa makanan yang padat energi dan mudah dimakan sambil berjalan, misalnya roti, kurma, kacang, cokelat, atau biskuit. Makan sedikit tetapi sering lebih baik daripada menunggu lapar. Pastikan juga kamu cukup minum sebelum merasa haus, sebab dehidrasi di ketinggian sering tidak terasa sampai sudah terlalu terlambat. Tanyakan kepada penyelenggara apakah makan dan air sudah disediakan agar tidak membawa dobel.
Kesehatan dan keselamatan pribadi
Siapkan obat pribadi yang rutin kamu minum, plester luka lecet, obat sakit kepala, dan minyak angin atau balsam. Bila punya riwayat asma, jantung, atau cedera lutut, konsultasikan dulu ke dokter dan beri tahu pemandu. Kondisi tubuh yang jujur lebih penting daripada gengsi mencapai puncak.
Cara menata tas
Barang berat sebaiknya diletakkan dekat punggung dan di bagian tengah tas agar beban tidak menarik ke belakang. Barang yang akan sering dipakai, seperti jas hujan, camilan, dan botol minum, taruh di bagian atas atau kantong samping. Pakaian tidur dan cadangan dimasukkan dalam kantong kedap air, lalu diletakkan di dasar tas. Dengan begitu kamu tidak perlu membongkar seisi tas hanya untuk mengambil satu barang.
Kesalahan yang paling sering terjadi
Membawa terlalu banyak pakaian ganti, melupakan senter, memakai sepatu baru, mengira cuaca cerah sepanjang hari sehingga tidak membawa jas hujan, dan meninggalkan sampah di jalur. Daftar singkat itu mencakup sebagian besar masalah di lapangan.
Penutup
Tas yang baik adalah tas yang tidak kamu pikirkan selama mendaki. Pilih pakaian berlapis, sepatu yang sudah akrab dengan kakimu, dan bawa sedikit tetapi lengkap. Bila ingin merasakan pendakian pertama dengan pemandu yang mengatur jalur dan jadwal, lihat paket di halaman Kawah Ijen atau Gunung Bromo.


