Cerita destinasi

Siak Sri Indrapura adalah bekas pusat Kesultanan Siak di tepi Sungai Siak, Riau. Istana Asserayah Hasyimiyah, dibangun pada 1889 pada masa Sultan Syarif Hasyim, memadukan unsur arsitektur Melayu, Arab, dan Eropa. Sebagian koleksi kerajaan masih bisa dilihat di dalamnya.

Berjalan di sekitar istana, pengunjung dapat menyusuri tepi sungai, melihat Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, dan singgah ke bangunan peninggalan masa kesultanan. Siak menyimpan jejak budaya Melayu yang kuat, dari musik, busana, hingga tutur sejarahnya.

Riau juga dikenal dengan Pacu Jalur, lomba dayung perahu panjang di Kuantan Singingi yang biasanya digelar sekitar Agustus. Siak cocok menjadi titik awal bagi yang ingin mengenal Melayu Riau lewat sejarah, bukan sekadar pantai.

Mengapa layak dikunjungiSalah satu istana kesultanan Melayu di Sumatera yang masih berdiri megah dan mudah dikunjungi dari Pekanbaru.

Daya tarik & objek wisata

Istana Asserayah HasyimiyahJembatan Tengku Agung Sultanah LatifahSungai SiakMasjid Sultan Syarif HasyimBalai Kerapatan Tinggi

Aktivitas yang bisa dilakukan

Budaya

Wisata sejarahMuseum istana

Kuliner Khas yang Wajib Dicoba

Di Siak Sri Indrapura, cicipi Bolu Kemojo dan Roti Jala. Kuliner daerah lain

Bolu Kemojo, kuliner khas Riau
Riau

Bolu Kemojo

Kue bolu berbentuk bunga kemboja dengan tekstur lembut dan manis. Kue kecil yang sering jadi oleh-oleh.

Roti Jala, kuliner khas Melayu Riau
Melayu Riau

Roti Jala

Pancake tipis berpola jaring yang dilipat, dimakan bersama kuah kari. Sajian khas perayaan Melayu.

Tips perjalanan

  • Dari Pekanbaru, Siak ditempuh sekitar dua hingga tiga jam lewat darat; periksa kondisi jalan sebelum berangkat.
  • Berpakaian sopan ketika memasuki istana dan masjid.
  • Cek jam buka dan tarif masuk istana secara langsung karena dapat berubah.
  • Jika ingin melihat Pacu Jalur, pastikan jadwalnya di Kuantan Singingi sebelum merencanakan perjalanan.

Paket open trip ke Siak Sri Indrapura

1 paket tersedia, mulai Rp890.000.

Destinasi lainnya